Bagi gadis kembar asal Indramayu, Jawa Barat ini, Lena dan Leni, menjadi atlet sepak takraw bukan hanya sekadar impian yang menjadi kenyataan. Lewat sepak takraw mereka bisa mengubah kehidupan mereka yang dulunya sebagai pemulung.
Keduanya lahir pada 7 Juni 1989. Meski usia mereka sama-sama berusia 29 tahun, namun Lena lebih tua 30 menit dari Leni. Hidup di tengah keterbatasan tidak membuat keduanya putus asa. Mereka terus berjuang mewujudkan cita-cita menjadi atlet sepak takraw yang membanggakan Indonesia.
Lewat akun Instagramnya, Leni berujar bahwa masa kecil mereka dilalui dengan keras. Sejak kecil, Lena-Leni harus menyambung hidup sebagai pemulung.
"Kehidupan ini keras saudara. Tapi jangan gampang menyerah dengan keadaan. Allah tidak akan mengubah jika kita tidak mengubahnya sendiri," tulis Leni lewat akun Instagramnya pada (16/8).