Belum lama ini umat islam baru saja merayakan hari raya Idul Adha. Dikenal sebagai hari raya kurban, pada moment ini umat islam biasa panen daging kurban. Sayangnya, meski banyak daging kurban nyatanya banyak orang yang masih takut mengonsumsi daging kurban. Nah, kalau ditilik kandungan gizinya kira-kira mana ya yang lebih sehat antara daging kambing dan daginga sapi?
Melansir dari liputan6.com, Biasanya hari Idul Adha, stok daging kurban di rumah pasti banyak. Namun, banyak yang membatasi asupan daging sapi dan kambing karena takut kolesterol tinggi, asam urat hingga hipertensi. Jika bisa memilih, sebenarnya lebih sehat mana sih?
Sebanyak 100 gram sajian daging sapi mengandung sekitar 217 kalori dengan 4,2 gram lemak. Sementara itu, 100 gram daging kambing mengandung sebanyak 258 kalori dengan 8,8 gram lemak.
Kandungan lemak pada daging kambing memang lebih tinggi daripada daging sapi. Namun, lemak pada daging kambing lebih mudah dipisahkan saat proses pengolahan. Ini tentu berbeda dengan daging sapi, dimana lemaknya terletak pada serat-serat daging (marbling) sehingga lebih sulit dipisahkan saat diolah.
Tak hanya itu, daging kambing juga diketahui memiliki kandungan protein yang lebih berkualitas sehingga tak mudah lenyap saat dimasak. Sebaliknya, daging sapi mengandung kualitas protein yang biasa-biasa saja sehingga proses memasak yang tidak tepat dapat menghilangkan kandungan zat gizi ini.
Lebih jauh, daging sapi juga lebih sulit dicerna daripada daging kambing. Selain itu, daging kambing memiliki kandungan folat yang lebih tinggi daripada daging sapi. Juga, daging kambing mengandung vitamin K dan D yang tidak dimiliki oleh daging sapi
Pada dasarnya, konsumsi daging kambing maupun sapi sama-sama dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga kesehatan. Ini karena kedua daging merah tersebut mengandung berbagai zat gizi yang dapat membantu tubuh melakukan tugasnya dengan baik.